PolitikPos.Com
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Partai Politik
  • Pemilu & Pilkada
  • Isu
  • Opini
  • Figur
No Result
View All Result
PolitikPos.Com
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Partai Politik
  • Pemilu & Pilkada
  • Isu
  • Opini
  • Figur
No Result
View All Result
PolitikPos.Com
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Cegah Defisit Tidak Membengkak, Anggaran MBG 2027 Diusulkan untuk Dipangkas

admin by admin
August 13, 2026
in Ekonomi Bisnis, Nasional
0
Cegah Defisit Tidak Membengkak, Anggaran MBG 2027 Diusulkan untuk Dipangkas
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Prabowo Subianto akan berpidato soal Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 dan Nota Keuangan, Jumat, 14 Agustus 2026. Pidato itu akan menjadi momentum pemerintah memaparkan arah kebijakan fiskal serta postur anggaran tahun depan.

You might also like

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

Ombudsman Temukan Kamar Mirip Apartemen di Lapas Cibinong, Pejabat Terancam Sanksi

Karhutla Makin Parah, 3 Daerah di Kalbar Dilanda Udara Berbahaya

Mengenai pemangkasan anggaran MBG merupakan salah satu poin yang paling ditunggu publik saat ini, menurut ekonom. Langkah pemangkasan itu dinilai membantu pemerintah menjaga target defisit APBN 2027 pada kisaran 1,8%–2,4% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menyebut penurunan anggaran MBG pada 2027 dapat menjadi bagian dari strategi konsolidasi fiskal. Menurut dia, alokasi yang lebih rendah akan memberi ruang bagi pengendalian beban bunga dalam jangka menengah.

“Dengan anggaran MBG yang lebih rendah, tekanan terhadap defisit dan kebutuhan pembiayaan utang juga menjadi lebih kecil,” ungkap Yusuf, dikutip dari Investor.id, Kamis, 13 Agustus 2026. “Ini penting untuk menjaga ruang fiskal dan mengendalikan beban bunga dalam jangka menengah.”

Alokasi MBG pada 2026 sebelumnya telah dipangkas dari sekitar Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun. Badan Anggaran (Banggar) DPR memproyeksikan anggaran MBG 2027 berada di kisaran Rp 174 triliun.

Menurut Yusuf, penurunan tersebut terutama berkaitan dengan evaluasi jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai lebih realistis sekitar 21.000 titik, dibandingkan rencana sebelumnya sebanyak 27.000 titik. Pemerintah juga melakukan penajaman terhadap sasaran penerima manfaat.

Pemerintah juga perlu menata kembali sumber pendanaan MBG karena Mahkamah Konstitusi mewajibkan pemisahan anggaran program tersebut dari anggaran pendidikan paling lambat dalam APBN 2028.

“Jika pemisahan dilakukan lebih ketat, ruang anggaran untuk program MBG tersebut dapat semakin terbatas sehingga pemerintah perlu memilih antara mengurangi cakupan program atau mencari sumber pendanaan lain,” jelas Yusuf.

Yusuf mengingatkan bahwa apabila anggaran MBG tetap berada di atas Rp 200 triliun, tekanan terhadap defisit APBN akan semakin besar, terutama jika penerimaan negara tidak tumbuh sesuai harapan. Menurut dia, target defisit APBN 2027 sebesar 1,8%–2,4% terhadap PDB terlihat prudent di atas kertas, tetapi kredibilitasnya sangat bergantung pada kondisi fiskal tahun ini.

“MBG memang punya multiplier effect melalui konsumsi dan penyerapan tenaga kerja. Tetapi manfaat ekonominya harus sebanding dengan biaya fiskal yang dikeluarkan,” ujarnya.

Pemerintah memproyeksikan defisit APBN 2026 melebar menjadi 2,85% dari target awal 2,68%, terutama dipengaruhi kenaikan beban subsidi dan kompensasi sebesar 44,4% menjadi Rp 233 triliun pada semester I-2026.

Untuk menurunkan defisit ke bawah 2,4% pada 2027, Yusuf menilai pemerintah perlu mendorong penerimaan negara tumbuh agresif atau melakukan efisiensi belanja secara signifikan; dari sisi penerimaan, pertumbuhan pajak 24,6% menjadi sinyal positif, tetapi sulit dipertahankan sehingga risiko shortfall tetap perlu diantisipasi.

“Dengan kondisi itu, ruang fiskal riil untuk membiayai program baru lebih sempit dibandingkan yang terlihat dari postur anggaran.”

“Pemerintah perlu memastikan setiap program prioritas memiliki manfaat ekonomi yang sebanding dengan biaya fiskal agar konsolidasi fiskal tetap berjalan tanpa mengorbankan belanja produktif,” katanya.

Tags: mbg
Share30Tweet19
admin

admin

Recommended For You

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

by admin
September 25, 2026
0

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi perhatian dalam dinamika ketenagakerjaan Indonesia sepanjang 2026. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak 53.490 pekerja melaporkan terkena PHK melalui Sistem Jaminan...

Read more

Ombudsman Temukan Kamar Mirip Apartemen di Lapas Cibinong, Pejabat Terancam Sanksi

by admin
September 24, 2026
0

Temuan fasilitas yang disebut menyerupai apartemen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memicu perhatian pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan...

Read more

Karhutla Makin Parah, 3 Daerah di Kalbar Dilanda Udara Berbahaya

by admin
September 23, 2026
0

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan serius di Kalimantan Barat. Kondisi udara di tiga wilayah, yakni Kubu Raya, Mempawah, dan Sintang, bahkan telah masuk kategori berbahaya...

Read more

Indonesia Siap Bikin Bensin dari Batu Bara, China Sudah Lebih Dulu Kembangkan Teknologinya

by admin
September 21, 2026
0

Pemerintah Indonesia mulai membuka babak baru dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Setelah mendorong pemanfaatan sawit untuk biodiesel, pemerintah kini menyiapkan pengembangan bensin berbahan...

Read more

Pencarian KM Virgo Diperpanjang 7 Hari, Begini Kondisi Terbaru Korban

by admin
September 19, 2026
0

Upaya pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 belum berakhir. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memutuskan memperpanjang operasi Search and Rescue (SAR) selama tujuh hari setelah hingga...

Read more
Next Post
Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

Related News

Inemuri, Tradisi Tidur di Kantor Jepang yang Tak Selalu Dianggap Malas

September 25, 2026

Gempa Kepulauan Seribu M6,5 Terasa hingga Sumatra, Pakar Ungkap Mengapa Tak Merusak

September 12, 2026

Setahun Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Menkeu, Ini Deretan Kebijakan yang Pernah Dijalankan

September 14, 2026

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita-Pilihan
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Isu
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Teknologi
PolitikPos.Com

Menyajikan informasi politik terkini dan kredibel. Kami hadir untuk mengurai setiap narasi, memastikan pembaca memahami isu, serta membongkar esensi di balik kebijakan yang mempengaruhi bangsa.

CATEGORIES

  • Advertorial
  • Berita-Pilihan
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Isu
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Teknologi

BROWSE BY TAG

Bank Riau Kepri Syariah bencana alam brk BRKS BRK Syariah btn ekonomi hukum Kriminal Matra mbg nasional organisasi SPPG Yuridis

Copyright © 2025 PolitikPos.com. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Partai Politik
  • Pemilu & Pilkada
  • Isu
  • Opini
  • Figur

Copyright © 2025 PolitikPos.com. All Rights Reserved.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?