PolitikPos.Com
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Partai Politik
  • Pemilu & Pilkada
  • Isu
  • Opini
  • Figur
No Result
View All Result
PolitikPos.Com
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Partai Politik
  • Pemilu & Pilkada
  • Isu
  • Opini
  • Figur
No Result
View All Result
PolitikPos.Com
No Result
View All Result
Home Internasional

Trump Masukkan Selat Hormuz ke Peta AS, Iran Bereaksi Keras

admin by admin
August 19, 2026
in Internasional
0
Ketegangan Timur Tengah Reda, Ini Dampaknya bagi Harga BBM Malaysia
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu ketegangan dengan Iran setelah mengunggah peta yang menampilkan Selat Hormuz sebagai bagian dari wilayah baru Amerika Serikat.

You might also like

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

Trump menyampaikan klaim tersebut di tengah konflik berkepanjangan antara Washington dan Teheran. Perselisihan mengenai status dan pengelolaan jalur strategis itu menjadi salah satu persoalan utama yang menghambat upaya meredakan ketegangan kedua negara.

Dalam unggahan di media sosialnya, Trump menggambarkan Selat Hormuz sebagai wilayah yang berada di bawah kendali Amerika Serikat. Ia sebelumnya juga menyatakan keinginannya untuk menjadikan jalur tersebut sebagai teritori AS.

Pemerintah Iran langsung mengecam langkah Trump.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menyebut klaim tersebut sebagai bentuk delusi. Ia menegaskan bahwa status Selat Hormuz tidak dapat diubah hanya melalui pernyataan politik ataupun kekuatan militer.

Teheran juga menegaskan bahwa Iran masih mempertahankan posisi mengenai pengelolaan jalur pelayaran tersebut.

Sikap keras Iran menambah panjang daftar persoalan antara kedua negara yang saat ini masih berada dalam kondisi konflik dan belum menemukan kesepakatan permanen.

Trump sebelumnya mengatakan Amerika Serikat telah memiliki kendali terhadap Selat Hormuz melalui operasi dan blokade angkatan laut.

Ia bahkan menyatakan menyukai gagasan untuk secara resmi mendeklarasikan selat tersebut sebagai wilayah Amerika Serikat. Pernyataan itu disampaikan ketika pembicaraan mengenai penghentian konflik dengan Iran mengalami kebuntuan.

Namun, klaim Trump tersebut tidak otomatis mengubah status hukum Selat Hormuz. Selat itu merupakan jalur laut internasional yang memiliki posisi strategis bagi perdagangan dunia.

Perselisihan mengenai status selat juga berkaitan dengan lalu lintas kapal yang melintasi kawasan tersebut.

Iran menyatakan Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga Amerika Serikat memenuhi sejumlah persyaratan yang tercantum dalam kesepakatan sementara kedua negara.

Persyaratan yang disebut Iran antara lain penghentian blokade terhadap pelabuhan Iran, pencabutan sanksi minyak, pelepasan aset Iran yang dibekukan, serta penghentian ancaman dan operasi militer terhadap Iran.

Di sisi lain, Trump menyatakan tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung maupun dijadwalkan dengan pemerintah Iran. Ia juga tetap bersikeras bahwa Selat Hormuz terbuka dan beroperasi.

Selat Hormuz memiliki nilai strategis yang sangat besar karena menjadi salah satu jalur utama pengiriman energi dunia.

Karena itu, setiap gangguan terhadap lalu lintas kapal di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi harga minyak, biaya pengiriman, dan stabilitas ekonomi global.

Data pelayaran terbaru menunjukkan aktivitas kapal melalui Selat Hormuz telah mengalami penurunan tajam di tengah konflik dan ketidakpastian keamanan. Kondisi tersebut turut menambah kekhawatiran pasar energi.

Klaim terbaru Trump pun berpotensi semakin memperkeruh situasi. Jika Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan mengenai pembukaan serta pengelolaan Selat Hormuz, ketegangan di jalur perdagangan energi tersebut dapat terus menjadi perhatian dunia.

Untuk saat ini, belum terlihat adanya kesepakatan yang dapat mengakhiri perselisihan kedua negara. Sebaliknya, klaim Trump mengenai Selat Hormuz sebagai wilayah AS justru kembali memicu reaksi keras dari Iran dan menambah tekanan terhadap hubungan Washington-Teheran.

Share30Tweet19
admin

admin

Recommended For You

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

by admin
September 23, 2026
0

Presiden Iran Masoud Pezeshkian merespons keras pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan tunduk meski menghadapi...

Read more

Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

by admin
September 22, 2026
0

Iran disebut membuka peluang untuk kembali membuka Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari. Namun, rencana tersebut tidak diberikan tanpa syarat. Teheran meminta Amerika Serikat (AS) terlebih dahulu mengurangi...

Read more

Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

by admin
September 19, 2026
0

Era Warren Buffett di puncak Berkshire Hathaway memasuki babak baru. Investor legendaris berusia 96 tahun itu resmi melepaskan jabatan Chairman Berkshire Hathaway setelah lebih dari lima dekade memimpin...

Read more

74 Pelajar Indonesia Terjebak di Yaman, Mokha Dikuasai Houthi

by admin
September 18, 2026
0

Sebanyak 74 warga negara Indonesia (WNI) masih berada di Kota Mokha, Yaman, di tengah situasi keamanan yang memburuk setelah kelompok Houthi menguasai kota pelabuhan strategis tersebut. Sebagian besar...

Read more

Australia Larang Pelajar Asing Bawa Keluarga, Warga Indonesia Kena Dampaknya?

by admin
September 18, 2026
0

Australia mulai memperketat kebijakan migrasinya. Pemerintah negara tersebut menyiapkan aturan baru yang akan membatasi kemampuan sebagian pelajar internasional untuk membawa anggota keluarga ke Australia. Kebijakan tersebut diumumkan Menteri...

Read more
Next Post
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

Related News

PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

September 16, 2026
Setya Kita Pancasila Geruduk Kantor PetroChina, Tuntut Pelunasan Pesangon Pekerja Migas Sorong

Setya Kita Pancasila Geruduk Kantor PetroChina, Tuntut Pelunasan Pesangon Pekerja Migas Sorong

March 13, 2026

Hari Ketiga Pencarian KM Virgo, 129 Orang Masih Hilang di Laut Jawa

September 15, 2026

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita-Pilihan
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Isu
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Teknologi
PolitikPos.Com

Menyajikan informasi politik terkini dan kredibel. Kami hadir untuk mengurai setiap narasi, memastikan pembaca memahami isu, serta membongkar esensi di balik kebijakan yang mempengaruhi bangsa.

CATEGORIES

  • Advertorial
  • Berita-Pilihan
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Isu
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Teknologi

BROWSE BY TAG

Bank Riau Kepri Syariah bencana alam brk BRKS BRK Syariah btn ekonomi hukum Kriminal Matra mbg nasional organisasi SPPG Yuridis

Copyright © 2025 PolitikPos.com. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Partai Politik
  • Pemilu & Pilkada
  • Isu
  • Opini
  • Figur

Copyright © 2025 PolitikPos.com. All Rights Reserved.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?