PolitikPos.Com
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Partai Politik
  • Pemilu & Pilkada
  • Isu
  • Opini
  • Figur
No Result
View All Result
PolitikPos.Com
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Partai Politik
  • Pemilu & Pilkada
  • Isu
  • Opini
  • Figur
No Result
View All Result
PolitikPos.Com
No Result
View All Result
Home Internasional

Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

admin by admin
September 22, 2026
in Internasional
0
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Iran disebut membuka peluang untuk kembali membuka Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari. Namun, rencana tersebut tidak diberikan tanpa syarat. Teheran meminta Amerika Serikat (AS) terlebih dahulu mengurangi tekanan militer dan menghentikan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

You might also like

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

74 Pelajar Indonesia Terjebak di Yaman, Mokha Dikuasai Houthi

Informasi tersebut disampaikan seorang pejabat senior pemerintah Iran kepada Reuters pada Selasa, 22 September 2026. Menurut pejabat tersebut, Iran dapat membuka kembali jalur pelayaran strategis itu dalam waktu satu pekan apabila Washington mengambil langkah untuk meredakan tekanan militer sekaligus mencabut blokade yang diberlakukan terhadap pelabuhan Iran.

Tawaran tersebut muncul ketika ketegangan antara Iran dan AS masih berlangsung. Teheran disebut berusaha menghidupkan kembali jalur diplomasi dengan Washington melalui mediator. Iran juga memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York untuk berkomunikasi dengan negara-negara yang selama ini terlibat dalam upaya mediasi.

Seorang pejabat senior Iran yang dikutip Kyodo mengatakan proposal pembukaan Selat Hormuz telah disampaikan melalui mediator. Iran disebut siap mengambil langkah tersebut apabila AS terlebih dahulu menunjukkan keseriusan untuk mengurangi tekanan militer.

Selat Hormuz menjadi salah satu titik paling strategis dalam konflik Iran dan AS karena jalur tersebut merupakan akses penting bagi perdagangan energi dunia. Gangguan terhadap lalu lintas kapal di kawasan itu dapat memengaruhi pengiriman minyak mentah, produk minyak bumi, dan gas alam cair ke berbagai negara.

Dampak gangguan tersebut sudah terlihat dari merosotnya aktivitas pelayaran. Data pelacakan kapal yang dikutip Reuters menunjukkan hanya dua kapal komoditas yang melintasi Selat Hormuz pada Senin, 21 September. Jumlah tersebut turun dari 10 kapal sehari sebelumnya dan jauh di bawah rata-rata sekitar 125 kapal komersial besar per hari sebelum konflik meningkat.

Situasi tersebut membuat perkembangan di Selat Hormuz tidak hanya menjadi persoalan antara Iran dan AS. Jalur tersebut memiliki konsekuensi langsung terhadap pasar energi global. Ketika lalu lintas kapal terganggu, pelaku pasar akan memperhitungkan risiko berkurangnya pasokan energi dan meningkatnya biaya pengiriman.

Iran sendiri disebut menginginkan penyelesaian melalui jalur diplomasi. Pejabat Iran yang dikutip Reuters mengatakan delegasi Teheran yang berada di New York memiliki kewenangan untuk menghidupkan kembali pembicaraan dengan Washington. Iran juga meminta AS secara resmi menyatakan keinginan menyelesaikan persoalan melalui jalur diplomatik dan menyepakati kerangka waktu pembicaraan.

Namun, perkembangan mengenai pembukaan Selat Hormuz masih diwarnai perbedaan informasi. Setelah laporan Reuters dan Kyodo mengenai tawaran Iran muncul, kantor berita semi-resmi Iran, Fars, membantah bahwa Teheran telah menawarkan kesepakatan untuk membuka Selat Hormuz sebagai imbalan atas pencabutan blokade AS. Fars menyebut sumber-sumber Iran menyatakan laporan tersebut tidak benar.

Meski demikian, perkembangan berikutnya menunjukkan bahwa Iran memang telah menyampaikan sejumlah persyaratan kepada pihak AS dalam pembicaraan diplomatik. Pada 24 September, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan Teheran telah menjelaskan persyaratan untuk melanjutkan proses diplomasi dengan Washington.

Menurut Baghaei, persyaratan tersebut mencakup pencabutan blokade laut, penghentian agresi AS terhadap Iran, penghentian apa yang disebut Teheran sebagai “terorisme ekonomi”, serta penghentian perang di berbagai front. Iran juga meminta asetnya yang diblokir dibuka kembali dan meminta adanya pengakuan terhadap jalur aman di Selat Hormuz yang sebelumnya telah dikoordinasikan dengan Oman.

Persyaratan tersebut menunjukkan bahwa isu Selat Hormuz berkaitan erat dengan agenda yang lebih luas dalam konflik Iran dan AS. Bagi Teheran, pembukaan kembali jalur pelayaran tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari proses untuk mengurangi ketegangan dan menghidupkan kembali perundingan.

Sebelumnya, Iran juga dilaporkan telah menyampaikan tujuh syarat untuk membuka Selat Hormuz. Laporan pada pertengahan September menyebut jalur tersebut akan tetap ditutup sampai persyaratan yang telah disetujui pejabat tinggi Iran dipenuhi. Namun, rincian lengkap dari tujuh syarat tersebut pada saat itu belum seluruhnya dipublikasikan.

Kondisi ini membuat masa depan Selat Hormuz sangat bergantung pada perkembangan hubungan diplomatik Washington dan Teheran. Jika tekanan militer berkurang dan blokade terhadap pelabuhan Iran dicabut, terdapat peluang bagi pembukaan kembali jalur tersebut berdasarkan proposal yang dilaporkan Reuters dan Kyodo. Sebaliknya, apabila ketegangan kembali meningkat, aktivitas pelayaran di kawasan tersebut berpotensi tetap terganggu.

Amerika Serikat sendiri telah menyatakan terbuka terhadap kemungkinan pembicaraan dengan Iran. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Washington terbuka untuk melakukan pembicaraan di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB apabila pertemuan tersebut berpotensi menghasilkan perkembangan positif.

Namun, belum terdapat kesepakatan final antara kedua negara mengenai pembukaan Selat Hormuz. Pernyataan dari masing-masing pihak juga menunjukkan bahwa masih terdapat perbedaan mengenai langkah yang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum proses diplomasi dapat bergerak lebih jauh.

Bagi pasar global, setiap perkembangan mengenai Selat Hormuz akan menjadi perhatian besar. Jalur ini merupakan salah satu rute utama perdagangan energi dunia sehingga perubahan kondisi keamanan di kawasan tersebut dapat segera memengaruhi harga minyak, biaya pengiriman, dan kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan energi.

Kini perhatian tertuju pada apakah Washington bersedia mengambil langkah yang diminta Teheran dan apakah Iran kemudian benar-benar akan membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari seperti yang dilaporkan sejumlah sumber. Kepastian mengenai hal tersebut masih menunggu perkembangan diplomasi antara kedua negara.

Share30Tweet19
admin

admin

Recommended For You

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

by admin
September 23, 2026
0

Presiden Iran Masoud Pezeshkian merespons keras pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan tunduk meski menghadapi...

Read more

Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

by admin
September 19, 2026
0

Era Warren Buffett di puncak Berkshire Hathaway memasuki babak baru. Investor legendaris berusia 96 tahun itu resmi melepaskan jabatan Chairman Berkshire Hathaway setelah lebih dari lima dekade memimpin...

Read more

74 Pelajar Indonesia Terjebak di Yaman, Mokha Dikuasai Houthi

by admin
September 18, 2026
0

Sebanyak 74 warga negara Indonesia (WNI) masih berada di Kota Mokha, Yaman, di tengah situasi keamanan yang memburuk setelah kelompok Houthi menguasai kota pelabuhan strategis tersebut. Sebagian besar...

Read more

Australia Larang Pelajar Asing Bawa Keluarga, Warga Indonesia Kena Dampaknya?

by admin
September 18, 2026
0

Australia mulai memperketat kebijakan migrasinya. Pemerintah negara tersebut menyiapkan aturan baru yang akan membatasi kemampuan sebagian pelajar internasional untuk membawa anggota keluarga ke Australia. Kebijakan tersebut diumumkan Menteri...

Read more

Drone Houthi Mengarah ke Mekkah, Pertahanan Udara Saudi Bergerak dan Peringatan Keamanan Diaktifkan

by admin
September 16, 2026
0

Situasi keamanan di Arab Saudi meningkat setelah sebuah drone yang disebut diluncurkan kelompok Houthi terdeteksi bergerak menuju kawasan Mekkah. Pasukan pertahanan udara Saudi menyatakan pesawat nirawak tersebut berhasil...

Read more
Next Post

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Related News

Rekor Baru! Transaksi QRIS Meroket 133 Persen, Digitalisasi Finansial Kian Masif

Rekor Baru! Transaksi QRIS Meroket 133 Persen, Digitalisasi Finansial Kian Masif

March 18, 2026
Google Perkenalkan Googlebook, Laptop Tenaga AI Pengganti Chromebook

Google Perkenalkan Googlebook, Laptop Tenaga AI Pengganti Chromebook

May 20, 2026

Markarius Anwar Lantik Pengurus DPC dan Ketua DPRa PKS se-Kota Pekanbaru periode 2025-2030

December 15, 2025

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita-Pilihan
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Isu
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Teknologi
PolitikPos.Com

Menyajikan informasi politik terkini dan kredibel. Kami hadir untuk mengurai setiap narasi, memastikan pembaca memahami isu, serta membongkar esensi di balik kebijakan yang mempengaruhi bangsa.

CATEGORIES

  • Advertorial
  • Berita-Pilihan
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Isu
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Teknologi

BROWSE BY TAG

Bank Riau Kepri Syariah bencana alam brk BRKS BRK Syariah btn ekonomi hukum Kriminal Matra mbg nasional organisasi SPPG Yuridis

Copyright © 2025 PolitikPos.com. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Partai Politik
  • Pemilu & Pilkada
  • Isu
  • Opini
  • Figur

Copyright © 2025 PolitikPos.com. All Rights Reserved.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?